Happy Hypoxia Meningkatkan Risiko Kematian Penderita Covid-19

covid-19
Mengenal Covid-19, Virus Mematikan dari Wuhan
Desember 11, 2020
menjaga kesehatan paru-paru
Tips Menjaga Kesehatan Paru-Paru Agar Terhindar dari Penyakit
Desember 17, 2020

Happy Hypoxia Meningkatkan Risiko Kematian Penderita Covid-19

Happy Hypoksia dicurigai menjadi gejala terbaru covid-19. Beberapa peneliti mengemukakan bahwa virus corona bisa mengakibatkan kadar oksigen dalam darah mengalami penurunan tanpa gejala apa pun atau biasa kita sebut dengan Silent Hypoxia atau Happy Hypoxia.

Hypoxia adalah kondisi di mana kadar oksigen dalam darah mengalami penurunan di bawah normalnya. Hal ini bisa menyebabkan organ-organ manusia seperti otak, ginjal, dan lainnya dapat rusak dengan waktu yang cepat.

Maka dari itu, kondisi tersebut sangat berbahaya apabila tidak mendapat penanganan insentif. Bahkan yang terburuk dari dampak hypoxia yaitu dapat menyebabkan kematian.

Happy Hypoxia, The Silent Killer

Penemuan hypoxia pada kebanyakan penderita covid-19 tidak menunjukkan gejala-gejala yang biasa penderita hypoxia alami. Mereka seolah baik-baik saja padahal saturasi oksigen sedang mengalami penurunan yang drastis.

Virus corona bisa membuat tubuh penderitanya mengalami penurunan oksigen secara perlahan. Happy Hypoxia merupakan salah satu gejala covid-19 di mana penurunan oksigen pada penderita tidak dirasakan sama sekali, dalam artian tidak menunjukkan gejala yang signifikan.

Meski belum bisa kita pastikan, namun beberapa peneliti berpendapat bahwa penderita covid-19 bisa saja mengalami gejala ini yang memungkinkan terjadinya peningkatan risiko kematian.

Happy hypoxia memang tidak bisa kita deteksi sebelum melakukan pemeriksaan darah atau saturasi oksigen menggunakan alat khusus pulse oximeter. Namun bisa kita lihat tanda-tandanya, seperti sesak napas, kulit pucat, lemas, dan kuku serta bibir tampak membiru.

Penyebab Terjadinya Happy Hypoxia

Beberapa penelitian menyatakan bahwa happy hypoxia terjadi karena virus corona menyerang reseptor tubuh sehingga mempengaruhi respon otak ketika penurunan kadar oksigen hingga ke level yang sangat rendah terjadi.

Namun ada juga yang menyebutkan terjadinya happy hypoxia karena adanya peradangan pada jaringan paru-paru oleh infeksi virus corona.

Meski kita masih belum bisa memastikannya, tetapi kita patut waspada. Jangan sampai lengah apabila tak merasakan gejala apa pun, terlebih untuk yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga : Mengenal Covid-19, Virus Mematikan dari Wuhan

Penanganan Penderita Happy Hypoxia

Hypoxia merupakan kondisi yang sangat berbahaya apabila tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, baik terdapat gejala maupun tidak.

Penanganan hipoksia, dokter akan memberikan terapi oksigen dan menangani penyakit penyebab terjadinya penurunan kadar oksigen.

Bagi penderita yang masih bisa bernapas, penanganan hipoksia dilakukan dengan cara pemberian oksigen melalui selang atau masker oksigen. Sementara untuk penderita yang sudah tidak mampu bernapas karena penurunan kesadaran, akan mendapat penanganan berupa pemberian oksigen melalui ventilator dan mendapat perawatan di ruang ICU.

Apabila Anda pernah kontak dengan penderita covid-19 dan dinyatakan positif tanpa menunjukkan gejala, Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter. Sebab kondisi happy hypoxia bisa saja terjadi pada Anda. Tetap waspada dan perhatikan kondisi tubuh Anda.

Kapan Anda Harus ke Dokter?

Secepatnya ketika Anda telah terkonfirmasi positif covid-19. Jangan meremehkan kondisi Anda yang tidak menunjukkan gejala apa pun meski sudah positif covid-19. Tetap mencoba konsultasi dengan dokter perihal penanganan penderita covid-19.

Lakukan isolasi mandiri untuk mencegah penularan covid-19 lebih luas, dan selalu ikuti arahan dari dokter atau tenaga medis lain. Tetap waspada dan perhatikan tanda-tanda yang mampu mengindikasikan adanya happy hypoxia.

Baca Juga : Covid-19 Medical Treatment and Consultation

Apabila tampak tanda-tanda tersebut, segeralah menemui dokter untuk meminta penanganan yang lebih tepat. Bagi Anda yang berada di Surabaya, Anda bisa langsung ke dokter paru Surabaya, dr. Isnin Anang M, Sp. P (K) FCCP, FISR, FAPSR. Beliau merupakan dokter spesialis paru yang sudah berpengalaman selama belasan tahun dan saat ini membuka layanan konsultasi dan penanganan pasien covid-19.

Dapatkan informasi lebih lengkapnya melalui website www.dokterparu.com atau menghubungi kontak yang tersedia berikut ini.

Hubungi dr. Isnin Anang Marhana, Sp.P (K) FCCP, FISR, FAPSR

+628999952280

+628999952280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *