Mengenal Covid-19, Virus Mematikan dari Wuhan

klinik paru di surabaya
Klinik Paru di Surabaya – dr. Isnin Anang M, Sp.P (K) FCCP
November 19, 2020
happy hypoxia dokter paru surabaya
Happy Hypoxia Meningkatkan Risiko Kematian Penderita Covid-19
Desember 15, 2020

Mengenal Covid-19, Virus Mematikan dari Wuhan

Dokter Paru Surabaya – Pada Tahun 2019 yang lalu, dunia gempar oleh sebuah virus yang bernama evere acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Virus ini kemudian menginfeksi pasien sehingga menimbulkan penyakit yang kita kenal sebagai Corona Virus Disease 2019.

Sebenarnya ada dua jenis coronavirus yang juga mematikan, yaitu Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respriatory Syndrome (SARS). Covid-19 masih termasuk dalam keluarga coronavirus, tetapi penyakit ini tergolong jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya.

SARS-CoV-2 sebagai virus penyebab covid-19 ini menyerang sistem pernapasan manusia dengan menunjukkan gejala dan gangguan yang bervariasi, dari yang ringan hingga fatal dan menyebabkan kematian.

Kemunculan jenis penyakit ini dimulai di Wuhan, China pada akhir tahun 2019. WHO mendapatkan laporan terkait kasus pneumonia di kota Wuhan. Kemudian pada awal tahun 2020 China kembali melapor bahwa mereka telah mengidentifikasi virus jenis baru.

Penyebaran virus corona yang sangat cepat membuat WHO kemudian menetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia/Public Health Emergency of International Concern (KKMMD/PHEIC) pada tanggal 30 Januari 2020.

Masa Inkubasi Virus Corona

Jangka waktu antara saat pertama kali terjangkit virus dan munculnya gejala atau masa inkubasi virus corona saat ini bervariasi. Antara 1 – 14 hari, tetapi umumnya sekitar 5 hari.

Seiring bertambahnya data, perkiraan tersebut kemungkinan akan sering diperbarui. Bahkan menurut laporan tertentu, orang yang terinfeksi bisa saja menularkan ke orang lain sebelum menunjukkan gejala yang jelas.

Cara Penularan Virus Corona

cara penularan covid-19

Penularan tersebut bisa menyerang siapa saja, dari yang masih bayi, anak-anak, dewasa, bahkan lansia. Virus tersebut menular melalui percikan dahak atau droplet orang yang terinfeksi ke orang lain.

Tidak melalui udara, tetapi virus corona memang sangat cepat menyebar. Hal ini bisa terjadi ketika penyintas bersin atau batuk di dekat orang lain yang masih sehat. Atau tangan penyintas yang telah terkontaminasi virus kemudian memegang sebuah permukaan, terutama pada benda-benda yang sering terpegang oleh banyak orang, misal gagang pintu toko, teralis tempat umum, dan lainnya.

Apabila orang yang masih sehat menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi virus tersebut kemudian menyentuh bagian wajahnya, virus bisa saja akan menyerangnya dalam waktu dekat.

Gejala yang Timbul

Apabila virus telah masuk ke tubuh manusia, maka akan terlihat beberapa gejala yang bisa dirasakan. Gejala tersebut bervariasi, dari yang ringan hingga berat. Hal ini bisa tergantung dari usia dan sistem kekebalan masing-masing orang.

gejala covid-19

Untuk gejala yang ringan justru hampir sama dengan penyakit influenza, yaitu demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, batuk kering, sakit kepala, sakit tenggorokan, sesak napas. Ada juga yang mengalami gejala berbeda seperti diare, muntah, hilangnya kemampuan mencium bau dan mengecap rasa, konjungtivitas, ruam di kulit.

Penderita yang mengalami gejala berat seperti demam tinggi, batuk berdahak hingga berdarah, sesak napas, dan nyeri dada, bisa disebabkan karena tubuh sedang melawan virus corona.

Sejauh ini virus corona menimbulkan gejala yang semakin bervariasi tergantung penderitanya, bahkan sudah banyak orang yang terinfeksi virus corona tanpa menunjukkan gejala sama sekali.

Pencegahan Penularan Covid-19

Dunia telah gempar oleh virus corona SARS-CoV-2 ini, penyebarannya sangat cepat dan dapat menimbulkan kematian. Wabah virus tersebut melanda sebagian besar negara di dunia, salah satunya Indonesia.

pencegahan covid-19

Maka untuk melindungi diri Anda dan orang-orang di sekitar Anda, lakukanlah upaya-upaya pencegahan penularan virus corona dengan mengikuti protokol-protokol kesehatan seperti berikut ini.

  1. Mencuci tangan secara rutin di mana pun Anda berada. Ikuti langkah mencuci tangan yang benar seperti menggunakan air mengalir, membersihkan setiap celah tangan, dan tidak lupa untuk menggunakan sabun.
  2. Menggunakan handsanitizer atau cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol.
  3. Selalu menggunakan masker yang benar ketika keluar rumah. Gunakan masker khusus medis apabila Anda merasa sakit atau gejala seperti flu.
  4. Menjaga jarak dengan orang lain minimal satu meter.
  5. Hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit.
  6. Menghindari kerumunan atau keramaian.
  7. Tidak menyentuk area wajah seperti hidung, mata, dan mulut setelah menyentuh permukaan benda yang sering tersentuh orang lain.
  8. Melakukan etika batuk dan bersin yang baik dan benar dengan menggunakan tisu atau lengan tangan. Setelah itu tisu harus segera dibuang ke tempat sampah.
  9. Menjaga metabolisme tubuh dengan memperbanyak memakan sayur dan buah-buahan, rutin berolahraga, dan menjaga asupan vitamin yang seimbang.
  10. Rutin membersihkan dan mendisinfeksi benda-benda atau area yang sering tersentuh atau terlalui.

Penanganan Covid-19

Menurut jubir pemerintah RI untuk Covid-19, dr. Achmad Yurianto mengatakan bahwa prinsip penanganan covid-19 dilakukan melalui 2 mekanisme, yaitu penanganan pra rumah sakit dan penanganan di rumah sakit.

Upaya penanganan pra rumah sakit yaitu melalui pemutusan penyebaran atau penularan virus corona dengan cara mengedukasi masyarakat untuk menerapkan beberapa anjuran, seperti :

  • Menjaga jarak dalam radius minimal satu meter
  • Tetap berada dalam rumah
  • Selalu menggunakan masker saat keluar rumah
  • Tidak berkerumun atau membuat keramaian
  • Isolasi mandiri
  • Menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
  • Mengurangi kegiatan yang membuat keramaian atau kerumunan

Baca Juga : Covid-19 Medical Treatment and Consultation

Sementara untuk upaya penanganan penderita covid-19 di rumah sakit akan dilakukan dengan memaksimalkan pelayanan dan fasilitas rumah sakit.

Namun melihat situasi sekarang di mana kasus terkonfirmasi di Indonesia yang semakin banyak, maka penggunaan fasilitas kesehatan terbatas, hanya untuk pasien yang mengalami gejala berat. Untuk yang mengalami gejala ringan bisa melakukan isolasi atau karantina mandiri di rumah.

Perawatan Diri Sendiri

Upaya penanganan bisa Anda lakukan sendiri di rumah apabila merasakan sakit dan gejala-gejala tertentu.

Hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan terus menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh. Bisa dengan menjaga pola makan yang sehat, istirahat cukup, memperbanyak minum air putih, dan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Melakukan aktifitas dengan mengikuti protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan rutin menggunakan air mengalir dan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak.

Tak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menjaga kesehatan psikis yaitu dengan menghindari berpikir yang terlalu berat dan berlebihan, tidak sedih yang berlarut-larut, dan tidak memendam permasalahan sendiri. Berbicaralah kepada orang terdekat atau terpercaya.

Kapan Anda Harus ke Dokter?

Lakukan isolasi mandiri apabila Anda merasakan gejala menyerupai covid-19, terutama jika di daerah ada terdapat kasus terkonfirmasi covid-19. Segera hubungi hotline Covid-19 di 119 Ext. 9 untuk memperoleh informasi pengarahan lebih lanjut.

Jika memang mengalami gejala ringan, jangan langsung pergi ke rumah sakit. Sebab hal tersebut memungkinkan Anda benar-benar tertular atau menularkan virus corona ke orang lain.

Anda perlu melakukan komunikasi dengan dokter spesialis paru dengan cara menghubungi kontaknya, dan buatlah janji konsultasi.

Khusus untuk warga Surabaya, penanganan covid-19 bisa dilakukan oleh dokter spesialis paru Surabaya kami yang profesional dan terpercaya, dr. Isnin Anang M, Sp. P (K) FCCP.

Kami melayani penanganan khusus untuk pasien yang memiliki gejala menyerupai gejala covid-19. Anda bisa konsultasikan keluhan Anda melalui kontak yang telah kami sediakan.

Hubungi dr. Isnin Anang Marhana, Sp.P (K) FCCP

+628999952280

+628999952280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *